Setelah sebelumnya sukses mengadakan workshop online SAGUSABLOG Tingkat Dasar, sekarang Ikatan Guru Indonesia (IGI) kembali menyelenggarakan workshop online SAGUSABLOG Tingkat Lanjut Angkatan 43 yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 sampai 7 Juli 2020.
Kegiatan workshop online SAGUSABLOG Lanjut Angkatan 43 kali ini terbagi kedalam 24 kelas dimana masing - masing kelas diisi sekitar 22 sampai 25 pesarta dan di bawah bimbingan 2 mentor atau lebih. Kegiatan kali ini diikuti oleh peserta yang telah lulus dari kegiatan workshop online sebelumnya yaitu workshop online SAGUSABLOG Dasar Angkatan 42.
Diharapkan setelah lulus mengikuti workshop ini para peserta dapat menulis diblognya masing - masing dan dapat menulis di BLOG IGI Blognya Guru Indonesia.
SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog) yang diprakarsai oleh Ikatan Guru Indonesia dan diselenggarakan secara GRATIS oleh @mrmung sebagai invator dan narasumber dengan menggunakan media blog.
Kegiatan workshop online SAGUSABLOG Lanjut Angkatan 43 kali ini terbagi kedalam 24 kelas dimana masing - masing kelas diisi sekitar 22 sampai 25 pesarta dan di bawah bimbingan 2 mentor atau lebih. Kegiatan kali ini diikuti oleh peserta yang telah lulus dari kegiatan workshop online sebelumnya yaitu workshop online SAGUSABLOG Dasar Angkatan 42.
Diharapkan setelah lulus mengikuti workshop ini para peserta dapat menulis diblognya masing - masing dan dapat menulis di BLOG IGI Blognya Guru Indonesia.
SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog) yang diprakarsai oleh Ikatan Guru Indonesia dan diselenggarakan secara GRATIS oleh @mrmung sebagai invator dan narasumber dengan menggunakan media blog.
Guru dituntut untuk senantiasa meningkatkan kompetensinya baik itu kompetensi pedagogik, profesional, sosial maupun kepribadian agar guru senantiasa bisa mengikuti perkembangan zaman yang selalu berubah dengan cepat seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan informasi dan hal ini tentunya berimbas pula pada perkembangan dunia pendidikan.
Untuk menjawab tantangan itu lahirlah Ikatan Guru Indonesia di singkat IGI, merupakan salah satu organsisasi profesi guru yang terbilang masih baru apabila dibandingkan dengan saudara tuanya yaitu PGRI yang dalam perkembangannya sekarang kiprah dari organisasi profesi guru tertua di Indonesia ini kurang begitu dirasakan oleh para guru dalam hal peningkatan mutu guru. Lahirnya IGI laksana oase ditengah padang pasir bagi guru-guru yang haus akan peningkatan mutunya. Alasan dari sebagian besar guru-guru yang ikut bergabung di Ikatan Guru Indonesia ini yaitu karena mereka melihat IGI fokus pada peningkatan mutu guru, ini terlihat dari terbentuknya IGI di masing-masing daerah kab/kota yang diawali dengan kegiatan-kegiatan peningkatan mutu guru, seperti pelatihan, workshop, ataupun seminar.
IGI memiliki banyak program yang ditawarkan untuk peningkatan mutu guru yang bisa diakses oleh semua guru dan yang pasti setiap kegiatan dari IGI hampir setiap kegiatannya tidak mengandalkan bantuan dana dari pemerintah. ini berarti bahwa organisasi profesi guru yang satu ini sudah bisa mandiri untuk bisa menghidupi jalannya roda organisasi. Program IGI yang paling fenomenal saat ini yaitu program SAGUSABLOG atau satu guru satu blog. pada program ini anggota IGI bisa mengikuti workshop pembuatan blog guru untuk pembelajaran. program SAGUSABLOG ini telah menghasilkan ribuan guru blogger baru, guru yang melek iptek khususnya internet. setiap guru yang mengikuti program ini diwajibkan membuat blog untuk pembelajaran dan itu semua dimulai dari nol, jadi intinya guru yang tadinya tidak memahami sama sekali tentang blog setelah mengikuti pelatihan ini jadi mampu membuat blog sendiri, meskipun dalam pelatihannya dilakukan secara online melalui aplikasi sosial media telegram.
Setiap guru yang sudah mendaftarkan diri mengikuti pelatihan ini akan dimasukkan kedalam grup telegram, dari situlah materi pelatihan ini bisa didapatkan dan bukan hanya itu saja, semua peserta juga selain bisa mendapatkan materi yang bisa diunduh mereka juga bisa berkonsultasi dengan para mentor yang siap siaga selama 24 jam untuk membimbing dan menjawab semua pertanyaan dari peserta yang mendapatkan kesulitan termasuk blog yang saya buat ini merupakan hasil dari bimbingan para mentor SAGUSABLOG terutama master trainer dari SAGUSABLOG ini Mr. Mung.
Cara Membuat Blog Guru di Blogger.
Cara Membuat Blog Guru di Blogger.
Tentang Ikatan Guru Indonesia (IGI)
dan Sagusablog
Ikatan Guru Indonesia (IGI) merupakan organisasi profesi guru yang disahkan oleh pemerintah melalui SK Depkumham Nomor AHU-125.AH.01.06.Tahun 2009, tertanggal 26 November 2009. Melalui wadah IGI, diharapkan para guru dapat mengubah dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada pihak lain dan sekaligus bersiap menjadi lokomotif penggerak perubahan bagi bangsa. Dengan motto "Sharing and Growing Together", Ikatan Guru Indonesia akan menjadi komunitas yang tepat bagi para guru dan siapa saja yang tertarik dan peduli pada pentingnya memajukan dunia pendidikan dan keguruan.
Ikatan Guru Indonesia kembali membuat Inovasi, ketatnya aturan penerbitan sertifikat pelatihan di IGI seperti misalnya harus menghasilkan produk, harus memahami dan bisa mengoperasikan, harus mampu mengaplikasikannya di ruang-ruang kelas memicu “jalan pintas” sebagian guru.
Ikatan Guru Indonesia kembali membuat Inovasi, ketatnya aturan penerbitan sertifikat pelatihan di IGI seperti misalnya harus menghasilkan produk, harus memahami dan bisa mengoperasikan, harus mampu mengaplikasikannya di ruang-ruang kelas memicu “jalan pintas” sebagian guru.
Untuk itu PP IGI telah membuat https://gurupembelajar.igi.or.id/ sebuah sistem informasi kepelatihan yang terintegrasi dengan sistem keanggotaan IGI sehingga seluruh sertifikat pelatihan yang diterbitkan lewat sistem ini dijamin keaslian dan validitasnya. Selain itu guru-guru di Seluruh Indonesia juga bisa mengintip pelatihan apa saja yang sedang berjalan, sedang ditawarkan atau sudah dilaksanakan oleh Ikatan Guru Indonesia sehingga guru bisa memilih pelatihan sesuai dengan waktu, tempat, materi dan keahlian khusus yang diinginkannya.
Kini, seluruh sertifikat pelatihan yang dikeluarkan IGI bisa dicek oleh siapapun akan keaslian sertifikat tersebut, jika tak ditemukan dalam https://gurupembelajar.igi.or.id/ maka bisa dipastikan, sertifikat itu palsu adanya.
Gambaran guru pembelajar IGI sebagai berikut :
Sistem Kegiatan yang beralamat di https://gurupembelajar.igi.or.id/ ini fokus utamanya adalah mengelola kegiatan yang dilaksanakan kanal-kanal resmi Ikatan Guru Indonesia, fitur utama pada sistem ini adalah sebagai berikut:
- Menampilkan dan mengelola kegiatan-kegiatan yang sedang dilaksanakan masing-masing kanal IGI, tersedia dua kategori yaitu Kegiatan Internal (Berbayar dan Gratis) Kegiatan Umum (Berbayar dan Gratis).
- Terintegrasi dengan sistem keanggotaan IGI (https://anggota.igi.or.id/), dengan tujuan untuk membaca data keanggotaan resmi IGI, sehingga anggota IGI yang akan mengikuti kegiatan cukup dengan login menggunakan akun yang sama dengan sistem keanggotaan IGI.
- Pengelolaan Narasumber untuk masing-masing kanal kegiatan.
- Khusus kegiatan yang pesertanya banyak, bisa memanfaatkan fitur pembuatan kelas-kelas yang nantinya diisi oleh peserta dan pelatih-pelatih.
- Desain sertifikat yang bebas dibuat oleh masing-masing kanal kegiatan dengan tetap memperhatikan tata letak sertifikat yang sudah ditentukan sistem.
- Penerbitan sertifikat dengan nomor sertifikat Nasional masing-masing kanal secara otomatis setelah pelatih kegiatan meluluskan peserta.
- Fitur validasi sertifikat yang sudah dikeluarkan IGI dengan cara scan QR code yang ada pada sertifikat, atau dengan cara memasukkan nomor sertifikat.
- Fitur Rekap kegiatan, Narasumber, dan Peserta lengkap.
0 komentar:
Posting Komentar